Connect with us

News

Pilkada Serentak Di Tengah Covid-19 Tidak Urgen, Rugikan Daerah Kepulauan

Ambon – Pemerintah pusat lewat Kementerian Dalam Dalam Negeri (Kemendagri), Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan DPR-RI telah menetapkan waktu Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 pada 9 Desember mendatang, sebagaimana tertuang dalam Perppu Nomor 2 Tahun 2020.

Penetapan waktu Pilkada serantak ini dinilai belum tepat, karena Indonesia masih dilanda pandemi Covid-19 sampai saat ini. Beberapa daerah di Indonesia, terkhusus Provinsi Maluku masih mengalami trend positif pasien Covid-19.

Menanggapi hal ini, Anggota DPD-RI Dapil Maluku Anna Latuconsina menilai, “Pilkada dalam situasi pandemic seperti ini menjadi tidak urgent dan sangat merugikan daerah kepulauan seperti Maluku karena transportasi umum terbatas, sehingga gerak kampanye terhambat,” kata Anna Latuconsina kepada awak media, Selasa (2/6).

Dikatakan Anna, para calon kepala daerah saat kampanye tentu akan mengerahkan massa dalam jumlah banyak untuk berkampanye/sosialisasi secara langsung, karena kondisi wilayah Maluku tidak mendukung untuk dilakukan kampanye secara virtual meeting, lantaran susahnya jaringan internet dan terbatasnya aliran listrik di wilayan pelosok Maluku. “Hingga kampanye online akan sulit dilakukan di Maluku,” ucapnya.

Olehnya itu, senator tiga periode ini menyarankan Pemerintah, KPU dan DPR harus mempertimbangkan masalah ini kembali.

“Bila sampai Desember wabah ini menurun saya pikir silahkan saja pilkada di gelar. Mudah mudahan demikian,” tutup Anna. (***)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in News