Connect with us

News

Anggaran Terbatas, Bantuan Rumah Layak Huni Belum Sentuh Daerah Pegunungan

AMBON – Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) M. Jasan Tutupoho mengakui, masih banyak Rumah Tidak Layak Huni sebanyak 6113 unit rumah tersebaar di seluruh kecamatan di SBB.

“Setiap tahun Pemkab SBB mendapatka bantuan 200-300 unit rumah, namun sangat disayangkan di daerah pegunungan belum tersentuh. Anggaran dari kabupaten sangat terbatas,” kata Jasan Tutupoho saat menggelar diskusi dengan Anggota DPD RI Anna Latuconsina dalam kunjungan kerja (Reses) kemarin.

Menurut dia, dengan bantuan perumahan senilai Rp. 17,5 Juta untuk daerah pegunungan, itu tidak mencukupi untuk dibangun rumah hingga selesai, karena biaya transportasi sangat tinggi. “Perlu ada perhatian khusus dari Pemerintah pusat sehingga menyentuh daerah pegunungan, dan tidak hanya daerah pesisir,” ucapnya.

Sementara masyarakat pesisir sangat membutuhkan rumah untuk nelayan, karena masyarakat nelayan belum memiliki rumah yang memadai dan layak huni. Bantuan pemerintah puat untuk rumah nelayan. Infrastruktur pemukiman seperti air bersih di daerah pegunungan sangat sulit. Karena jangkauan pengambilan air masih jauh. Air diperoleh di lereng gunung (jurang) dan sungai untuk minum sehari-sehari.

“Rumah susun untuk PNS baru tersedia 42 kamar sementara banyak PNS yang belum memiliki rumah. Diharapkan ada penambahan umah susun untuk PNS di Kabupaten SBB,” akuinya.

Berdasarkan hasil aspirasi bersama Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Anna Latuconsina akan di mengusulkan untuk ditindak lanjuti dengan kementrian terkait sesuai dengan tingkat penyelesaiannya, Mulai dari Kabupaten/Kota, Provinsi dan pemerintah pusat dengan mempertimbangkan kondisi dan peraturan yang ada. (***)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in News