Connect with us

News

Reses Bareng Anna, Pemkot Tual Targetkan 2021 Bebas Pemukiman Kumuh

MALUKU – Pemerintah Kota Tual lewat Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kota Tual menargetkan di tahun 2021 Kota Tual sudah bebas dari pemukiman kumuh. Kepala Dinas Perkim Fahri Rahayaan mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan cepat.

Menurutnya, dengan tertanganinya pemukiman kumuh di Kota Tual, maka masalah kemiskinan ikut teratasi. Pasalnya, saat ini tingkat kemiskinan di Kota Tual saat ini berada di atas 20 persen dan jika penanganan pemukiman kumuh ini terealisasi maka angka tersebut akan turun dengan sendirinya.

“Target Dinas Perumahan Kota tual tahun 2021 kota Tual telah tuntas kumuh. Dengan demikian akan mengurangi tingkat kemiskinan dimana tingkat kemiskinan di Maluku Tenggara dan Kota Tual lebih dari 20%. Perumahan ini menjadi penting, karena dengan mengurangi 40% kriteria kemisikinan diatasi, karena ada air bersih dan sanitasi yang layak dimiliki masyarakat,” kata Kadis Perkim Fahri Rahayaan saat menghadiri reses Anggota DPD-RI Anna Latuconsina via virtual beberapa hari kemarin.

Dikatakan Rahayaan, penyelesaian pemukiman kumuh ini bisa tertangani dengan bantuan stimulan perumahan BSPS, serta bantuan 300 unit rumah untuk wilayah Kota Tual pada tahun 2019 kemarin.

“Alokasi bantuan stimulan bantuan perumahan BSPS ditambahkn tahun ini. Kota tual di tahun 2019 mendapatkan bantuan 300 unit,” ucapnya.

“Ada juga bantuan SK3 untuk daerah yang membutuhkan untuk kebutuhan mendesak. Harapan kami dengan adanya bantuan itu dapat mengurangi tingkat kemiskinan,” sambungnya.

Selain pemukiman kumuh, Rahayaan juga mengakui saat ini wilayah kepulauan di Maluku Tenggara kesulitan air bersih. Olehnya itu, perlu adanya perhatian serius dari Pemerintah Provinsi maupun Pusat atas masalah air bersih.

“Air bersih di Pulau-pulau. Kami kesulitan karena sumber air baku tidak ada. Bantuan pemerintah untuk delinasi air bersih di pulau-pulau dapat diperhatikan,” harapnya.

Atas dasar itu, Anna Latuconsina akan mengusulkan masalah dan aspirasi Pemerintah Kota Tual untuk ditindak lanjuti dengan Kementrian terkait sesuai dengan tingkat penyelesaiannya, mulai dari Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pemerintah pusat dengan mempertimbangkan kondisi dan peraturan yang ada. (***)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in News