Connect with us

News

Petani Malteng Butuh Bantuan Pemerintah Kembangkan Komoditi Unggulan

AMBON – komoditi unggulan perkebunan atau hasil hutan di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) masih didominasi oleh cengkih, pala, coklat dan kopra atau kelapa. Meski menjadi komoditi unggulan, tetapi belum mampu meningkatkan ekonomi para petani di Malteng.

Berdasarkan catatan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Malteng, produksi empat komiditi unggulan ini luar biasa, cengkih 6.151 ton per tahun. Pala 2.311 ton, Coklat 3.180 ton dan kelapa 19.892 ton.

“Komoditi unggulan perkebunan di Maluku tengah adalah Cengkih, Pala, Coklat dan Kelapa. Produksi cengkih mencapai 6.151 Ton/Tahun. Pala 2.311 Ton/Tahun, Coklat 3.180 ton/Tahun, kelapa 19.892 Ton/Tahun,” kata Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Malten, Syakir Latuconsina saat menggelar reses secara virtual bersama Anggota DPD-RI Anna Latuconsina.

Salah satu kendala untuk mengembangkan komoditi ini, kata Syakir Latuconsina ada pada penganggaran yang hingga kini masih dibebankan kepada dana desa sejak 2018 kemarin.

“Kendala yang dihadapi untuk pengembangna komoditi pala, cengkih dan kelapa telah dibebankan ke dana desa sejak tahun 2018,” ucapnya.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat memberikan perhatian serius terhadap pengembangan komoditi unggulan ini agar hasil jual lebih baik ke depan.

“Kami mengharapkan bantuan pemerintah untuk pengolahan hasil produksi perkebunan berupa solar dryer untuk sehingga harga jual lebih baik dan kualitas yang dihasilkan juga lebih baik,” harapnya.

Dalam reses itu, Anna Latuconsina selaku senator Maluku akan usulkan untuk ditindak lanjuti dengan kementrian terkait sesuai dengan tingkat penyelesaiannya, Mulai dari Kabupaten/Kota, Provinsi dan pemerintah pusat dengan mempertimbangkan kondisi dan peraturan yang ada. (***)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in News