Connect with us

News

Lewat Kementerian, Anna Bantu Bangun 50 Rumah Tak Layak Huni Di Maluku

AMBON – Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Provinsi Maluku, Anna Latuconsina kembali merealisasikan bantuan pembangunan rumah tak layak huni bagi masyarakat yang kurang mampu di Maluku.

Sebanyak 50 Kepala Keluarga (KK) yang dibantu oleh Anna Latuconsina tersebar di tiga Kabupaten/Kota, yakni di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) dengan 20 unit rumah, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) 15 unit dan Kota Tual 15 unit.

Bantuan tersebut saat ini sudah pada tahap pembangunan di masing-masing daerah, seperti di Desa Morela, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Malteng, Dusun Kelapa Dua dan Dusun Waeselang, Desa Kairatu Kabupaten SBB dan Desa Masrum, Kota Tual.

Sakinah Raharusun, warga Dusun Kelapa Dua yang menerima bantuan mengaku senang dengan bantuan tersebut, dan pembangunan rumah sudah berjalan saat ini. Dirinya juga menyampaikan terimakasih kepada Anna Latuconsina yang sudah mengusulkan nama mereka ke Kementerian PUPR, hingga mendapatkan bantuan tersebut.

“Beta ucapkan terimakasih banyak buat Ibu, katong sangat-sangat senang, perlu beta sampaikan ke ibu, hari ini katong pekerjaan kurang lebih 20 sampai 30 katong sudah siapkan, dan katong sudah kerja. Jadi sekali lagi buat ibu, dan kita harap ibu bisa ketemu deng katong disini, agar bisa bicara lebih jauh lagi,” kata Sakinah kepada Anna Latuconsina via aplikasi zoom.

Sementara itu, Kepala Dusun Kelapa Dua A. Narahaubun mengakui nama-nama yang mendapat bantuan dari Pemerintah lewat Anna Latuconsina sangat tepat, semua penerima layak mendapatkan bantuan tersebut.

“Terimakasih untuk ibu Anna karna orang-orang yang mendapatkan bantuan ini, adalah orang yang benar-benar sangat membutuhkan bantuan perumahan, dan pemilihan orang-orangnya tepat,” akui Narahaubun.

Ditempat berbeda, Anna Latuconsina berharap nama-nama yang belum mendapat bantuan rumah tak layak huni ini akan diusulkan di tahun depan, dan bisa mendapatkan nanti.

“Semoga yang belum mendaptkan bantuan di tahun ini, bisa mendappatkan di lain waktu,” harap Anna. (***)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in News