Connect with us

News

Kunjungan Kerja ke Sleman, Komite II DPD RI Soroti Penyakit Mulut dan Kuku

“Bantuan pemerintah yang direncanakan akan diberikan kepada peternak yang hewan atau ternaknya mati adalah 10 juta per ternak.”

(11-13/8) Komite II DPD RI melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kunjungan kerja ini adalah bentuk pengawasan atas pelaksanaan UU No. 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan sebagaimana telah diubah dengan UU No. 41 Tahun 2014. Dalam kunjungan yang berlangsung dengan pertemuan di Kantor Bupati Sleman ini, Komite II DPD RI menyoroti persoalan PMK (Penyakit Mulut dan Kuku).

Anna Latuconsina, Anggota DPD RI Dapil Maluku, menyatakan bahwa terdapat beberapa catatan terkait UU tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Salah satunya adalah permasalahan PMK yang mewabah dan telah tergolong penyakit berbahaya bagi hewan ternak. Menurut data sebaran PMK di DIY, Kabupaten Sleman ada di urutan pertama dalam kategori sakit. Kepala Dinas SP3 Kabupaten Sleman, Ir. Suparmono, bahkan mencatat per 14 Juli 2022 terjadi kenaikan yang signifikan di Sleman, yakni terdapat 1.136 kasus PMK di Kapanewon, Cangkringan.

Anna Latuconsina prihatian dengan tingginya angka penularan PMK ini. “Kabupaten Sleman merupakan daerah dengan penularan yang cukup besar sehingga kerugian peternak cukup dirasakan,” ujar Anna.

Berangkat dari permasalahan PMK, dalam kunjungan kerja ini ada beberapa tujuan yang hendak dicapai Komite II DPD RI. Di antaranya adalah mendapatkan informasi terkait pengelolaan peternakan dan kesehatan hewan di daerah; memahami tata kelolanya, memahami peran pengelolaan yang berkaitan dengan kesejahteraan dan kemajuan pembangunan masyarakat; memahami situasi terkini sektor peternakan; serta mendapatkan masukan konkret berupa aspirasi dari masyarakat tentang masalah, kendala, dan tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan peternakan dan kesehatan hewan, yang salah satunya berkaitan dengan PMK.  

Bupati Kabupaten Sleman Kustini Sri Purnomo (kiri) dan Anggota Komite II DPD RI, Anna Latuconsina (kanan) dalam pertemuan di Kantor Bupati Sleman,12 Agustus 2022.

Dalam mencapai tujuannya, kunjungan kerja berlangsung dengan dialog serta tanya jawab. Dialog berlangsung antara Anggota Komite II DPD RI dan pemangku kepentingan daerah yang terdiri dari Pemerintah Kabupaten, Kementerian Pertanian, BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), tim Satgas PMK pusat, Balai Besar Karantina, Balai Besar Veteriner Wates Yogyakarta, Satgas Penanganan PMK, beserta stakeholder terkait.

Menanggapi persoalan PMK, Anna menuturkan bahwa pemerintah merencanakan bantuan kepada peternak yang terdampak. “Bantuan pemerintah yang direncanakan akan diberikan kepada peternak yang hewan atau ternaknya mati adalah 10 juta per ternak,” ujar Anna. Ia berharap bantuan yang diberikan nantinya bisa mengatasi kerugian dan supaya peternakan bisa beraktivitas seperti sedia kala.  

Persoalan PMK bagi Anna juga berkaitan dengan kebersihan lingkungan. Oleh karena itu, ia berharap agar peternak lebih menjaga kebersihan lingkungan peternakan dan memperoleh informasi dari Dinas Pertanian terkait upaya bebas dari wabah dan virus ternak. “Mudah-mudahan wabah ini cepat berlalu dan jangan datang lagi karena ini sangat mengganggu ekonomi masyarakat,” harap Anna. (Fara)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in News