Connect with us

News

Keluhan Pengungsi Gempa, dari Listrik Berbayar Hingga Kekurangan Air Bersih dan jamban

Ambon – Anggota DPD-RI Anna Latuconsina telah melakukan kunjungan ke beberapa lokasi pengungsian gempa bumi di kec Salahutu Maluku Tengah sejak, Minggu (17/11) kemarin.

Kunjungan Anna ke lokasi pengungsian sebagai satu bentuk kepeduliannya kepada para korban. Sebelumnya, Anna bersama timnya sudah menyalurkan bantuan seperti beras, air bersih, tong air, hingga terpal ke beberapa lokasi pengungsian di Kecamatan Leihitu, Salahutu dan Pulau Haruku.

Saat mengunjungi lokasi pengungsian, Anna menggelar dialog langsung bersama para pengungsi untuk mendengar keluhan mereka. Menurut Anna, para pengungsi masih membutuhkan bantuan Pemerintah, untuk memenuhi kebutuhan mereka di lokasi pengungsian, baik itu soal air bersih, jamban dan terpal.

” Saya mengunjungi pengungsi dibeberapa desa di Salahutu, sekaligus melihat pengobatan masaal yang dilakukan oleh Yayasan IBU , penyakit yang banyak diderita oleh pengungsi itu lebih banyak diare, sakit lambung sama gatal-gatal,” kata Anna Latuconsina, Minggu (17/11).

Selain itu, lanjut Anggota DPD-RI tiga periode ini, para pengungsi masih kekurangam air bersih dan jamban (WC). “Mereka masih kekurangan air bersih sama jamban (wc). Dua hal ini sangat penting bagi pengungsi,” ujarnya.

Tak hanya masalah air bersih, para pengungsi juga mengeluh atas pelayanan listrik di tenda-tenda pengungsian yang berbayar. Menurut mereka, pihak PLN masih menarik biaya dari mereka sebesar Rp 30 ribu hingga Rp 100 ribu per tenda. “Mereka berharap listrik, kalau bisa digratiskan. ucapnya.

“Mereka berharap di tenda tidak akan selama nya , Semoga gempa segara berlalu,” tutupnya. (***)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in News