Connect with us

News

Bentrok Kariu dan Ori Pelau Bukan Karena Agama, Anna Minta Warga Tidak Terprovokasi

JAKARTA – Bentrok antar warga kembali terjadi di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) antara desa Ori dan desa Kariu, Kecamatan Pulau Haruku pada, Selasa (26/1) akibat kesalahpahaman antar dua warga dari dua tersebut.

Kesalahpahaman antar warga desa Ori dan warga desa Kariu itu terkait klaim pemilikan lahan. Akibat kejadian itu, dilaporkan ada warga yang tewas, luka-luka dan sejumlah rumah warga hangus terbakar.

Merespon bentrok tersebut, Anggota DPD RI Anna Latuconsina meminta masyarakat Maluku tidak terprovokasi, karena masalah tersebut murni salah paham antar dua warga dari kedua desa tersebut. Untuk itu, bentrok antara desa Ori dan desa Kariu bukanlah rusuh antar agama seperti didengungkan oleh orang-orang tak bertanggungjawab.

“Masalah yang terjadi antara Kariu dan Ori adalah masalah murni antar oknum orang Kariu,dan oknum orang Ori masalah tanah. Tidak ada hubungan dengan masalah agama,” kata Anna Latuconsina saat dihubungi, Rabu (27/1).

“Jadi jangan ada yang memprovokasi bahwa ini peperangan antara Islam dan Kristen di Kariu dan Ori atau Pelauw, tapi ini adalah masalah tanah,” tegasnya.

Dikatakan senator asal Provinsi Maluku ini, saat ini aparat kepolisian dan TNI sudah berada di lokasi bentrok, dan kepolisian sedang melakukan penyelidikan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Lanjut Anna, masyarakat Ori, Kariu dan Maluku secara keseluruhan diharapkan tidak terprovokasi dengan isu yang berkembang, dan menyerahkan masalah tersebut kepada aparat penegak hukum.

“Sehingga semuanya kita serahkan kepada yang berwajib, jangan ada yang terprovokasi. Yang berwajib sudah berada di lokasi kejadian, sehingga kita harus mempercayakan kepada aparat keamanan untuk bisa menanganinya,” pungkasnya. (***)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in News