Connect with us

News

227 Desa Di Maluku Belum Teraliri Listrik

AMBON – Target Pemerintah daerah di tahun 2020 untuk mengaliri listrik ke seluruh desa di Peovinsi Maluku belum terealisasi saat ini. Dari 260 desa di Maluku yang yang menjadi target untuk dialiri listrik, hanya baru terealisasi sebanyak 33 desa. Artinya, masih ada 227 desa yang masih hidup dalam kegelapan saat malam hari.

“Target 100% elektrifikasi di Maluku pada tahun 2020 masih terkendala sampai saat ini. Karena hanya sebanyak 33 desa saja yang bisa dituntaskan masalah listriknya dari sebanyak 227 desa yang belum ter aliri listrik, ini terhambat karena dampak pandemi Covid -19,” kata Anggota DPD RI Anna Latuconsina dalam hasil laporan reses Pengawasan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan serta Perubahannya dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja Tentang Ketenagalistrikan di Provinsi Maluku.

Dikatakan senator asal Maluku ini, untuk meningkatkan rasio elektrifikasi, Pemerintah Provinsi Maluku mencanangkan program pengembangan ketenagalistrikan dengan sub kegiatan penyambungan listrik gratis untuk rumah tangga tidak mampu, yang sudah terjangkau jaringan PLN tetapi belum tersambung aliran listriknya.

Dalam laporan tersebut, Anna mengusulkan agar Pemerintah daerah mengusulkan kepada pihak Perusahan Listrik Negara (PLN) agar memberikan keringanan harga listrik bagi pelanggan yang menggunakan daya di bawah 450 watt.

“Untuk itu Pemerintah daerah mengusulkan kepada PLN keringan harga listrik untuk pelanggan daya terpasang di bawah 450 watt, mengingat di masa pendemi Covid-19 pendapatan masyarakat sangat menurun,” sarannya.

Selain itu, senator tiga periode ini juga mendapat laporan dari masyarakat bahwa sering terjadi pemesanan listrik di wilayah-wilayah pelosok, akibat dari sering terjadi gangguan pada mesin PLN.

“Pemadaman listrik sering terjadi di pelosok desa di seluruh Maluku dikarenakan mesin yang digunakan PT. PLN Maluku sering rusak dan PT.PLN Maluku belum bisa melakukan pengadaan mesin baru, karena kementrian ESDM masih Memoratorium pembelian mesin pembangkit listrik diesel,” jelasnya. (***)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in News